Krisis bahan bakar di Kuba menyebabkan sekitar 2,6 juta penduduk kesulitan mendapatkan air minum. Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla, menyebutkan bahwa 85 persen sistem pompa air minum di negara tersebut bergantung pada pasokan listrik yang kini terganggu. Pemadaman listrik ini berakar dari kelangkaan bahan bakar, yang diperparah oleh blokade ekonomi AS.
Parrilla menegaskan bahwa situasi ini merupakan ancaman serius bagi kehidupan rakyat Kuba dan menyerukan diakhirinya blokade dalam pertemuan di Majelis Umum PBB.





Komentar 0