Posting
senci

Banyak Teror, Australia Mau Beri Anggota Parlemen Panic Button

Banyak Teror, Australia Mau Beri Anggota Parlemen Panic Button

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mempertimbangkan pemasangan tombol panik di kantor anggota parlemen untuk meningkatkan keamanan di tengah meningkatnya ancaman terhadap mereka. Usulan ini muncul setelah anggota parlemen independen, Helen Haines, mengalami serangan yang mengakibatkan amputasi kedua kakinya. Albanese menyatakan perlunya memperkuat perlindungan bagi anggota parlemen dan staf mereka baik di kantor maupun lingkungan tempat tinggal.

Dalam pidatonya, Albanese menekankan pentingnya keselamatan dan keamanan, dan menyebutkan opsi pemasangan alarm darurat yang dapat menghubungkan pengguna dengan pihak berwenang. Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tony Burke juga mempertimbangkan pengaturan keamanan di tempat pemungutan suara. Anggota parlemen lainnya meminta peningkatan sistem keamanan, termasuk koordinasi dengan Kepolisian Federal Australia dan pemasangan CCTV, setelah pengalamannya yang menyedihkan dialami Haines.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar