PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mengintensifkan pengembangan infrastruktur konektivitas untuk mendukung pertumbuhan teknologi artificial intelligence (AI) di Indonesia. Fokus utama pengembangan ini adalah peningkatan kapasitas jaringan dan perluasan data center interconnect, guna memastikan keandalan dalam pertukaran data yang cepat dan efisien. Direktur Planning InfraNexia, Ronny Arnaz, menekankan pentingnya konektivitas dalam menghubungkan data center dan pengguna untuk memenuhi kebutuhan layanan AI yang terus berkembang.
InfraNexia telah menghubungkan kawasan Hyperscale Data Center di Cikarang dan Batam dengan jaringan backbone nasional dan mengoperasikan 76 kilometer dark fiber di Cikarang serta 96 kilometer di Batam. Dengan rencana peningkatan kapasitas pada 14 jalur data center dan pengembangan teknologi berkapasitas tinggi menuju 2030, InfraNexia berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan layanan melalui jalur alternatif yang aman. Inisiatif ini diharapkan mendukung lebih banyak mitra dalam mengembangkan layanan AI di berbagai sektor di Indonesia.





Komentar 0