Sepanjang 2026, sebanyak 14 taman nasional di Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan dalam skala besar, yang dianggap sebagai yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Lembaga Walhi menyatakan bahwa ini mencerminkan kegagalan pengelolaan oleh Satuan Tugas Taman Nasional, yang dianggap lebih fokus pada aspek finansial ketimbang perlindungan lingkungan.
Kebakaran yang terjadi di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, sejak Agustus lalu masih menyisakan titik api hingga akhir Oktober. Upaya pemadaman melibatkan ratusan personel dari berbagai instansi, namun tantangan besar tetap ada, terutama di area gambut yang sulit dipadamkan sepenuhnya. Kebakaran di wilayah utara taman nasional bahkan meluas ke daerah sekitarnya, meningkatkan risiko kebakaran lebih lanjut.
Meskipun beberapa titik api berhasil dipadamkan, kondisi lingkungan yang kering akibat kemarau panjang menyebabkan kekhawatiran akan munculnya kembali kebakaran. Kolaborasi antara pihak taman nasional, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan bencana ini, namun belum ada solusi jangka panjang untuk mencegah terulangnya kebakaran serupa di masa mendatang.





Komentar 0