Di China kuno, orang tua sering memberi nama panggilan kasar seperti 'anjing' atau 'babi' kepada anak-anak mereka dengan harapan melindungi dan memastikan kesehatan si kecil. Praktik ini dipopulerkan dalam konteks kehidupan yang sulit dan harapan agar anak-anak tumbuh tangguh seperti hewan. Sebagian besar keluarga yang masih melanjutkan tradisi ini berada di pedesaan, meskipun ada juga kisah-kisah viral di media sosial tentang pengalaman individu dengan nama panggilan tersebut.
Satu contoh adalah Zhang, yang memiliki nama panggilan 'gou dan' dan merasa malu saat dipanggil di depan umum, meskipun ia menghargai makna di balik nama itu.





Komentar 0