Lapas Kelas III Bandanaira di Maluku Tengah melaksanakan pelatihan budi daya sayuran hidroponik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna meningkatkan keterampilan dan mendukung ketahanan pangan. Kepala Lapas, Abdul Samad Rumuar, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan terbatas dan memberikan bekal keterampilan praktis kepada WBP. Baru-baru ini, mereka berhasil memanen 30 ikat sayuran terdiri dari sawi dan selada, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pertanian produktif di lapas.
Metode hidroponik yang digunakan memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah, efisien dalam penggunaan ruang dan air, serta melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi warga binaan. Dukungan juga datang dari Komandan Koramil 1502-01/Banda, Kapten Cba Zulkifli Ten, yang menilai kegiatan ini dapat membentuk karakter WBP. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat.





Komentar 0