Posting
senci

NASA Sorot Karhutla RI, Beri Peringatan Khusus

NASA Sorot Karhutla RI, Beri Peringatan Khusus

NASA mengungkapkan kekhawatiran terkait tingginya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Papua pada tahun 2026. Lonjakan kebakaran ini berpotensi memicu emisi karbon besar, terutama di Papua yang mencatatkan emisi mencapai 35 juta ton. Peneliti menyoroti bahwa kebakaran ini dipicu oleh aktivitas manusia di tengah fenomena El Niño yang menyebabkan kekeringan.

Laporan dari NASA menyebutkan bahwa kebakaran di Papua Nugini telah mengeluarkan hampir 32 juta ton karbon hingga pertengahan Oktober 2026, angka tertinggi dalam sejarah catatan kebakaran. Sebagian besar kebakaran disebabkan oleh pembukaan lahan untuk pertanian, pemeliharaan padang, dan kegiatan lainnya. Kondisi kering yang ekstrem membuat kebakaran mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

NASA juga memperingatkan bahwa kualitas udara di wilayah tersebut semakin memburuk, dengan asap yang menyelimuti daerah dan mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk penerbangan dan sekolah. Dengan perubahan pola curah hujan akibat El Niño, kebakaran diperkirakan akan terus berlangsung hingga musim penghujan tiba, yang biasanya dimulai pada awal November.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar