NASA mengumumkan rencananya untuk mendaratkan astronot kembali di Bulan pada tahun 2028 melalui misi Artemis IV. Kerja sama dengan SpaceX dan Blue Origin diharapkan dapat menyederhanakan desain wahana pendaratan berawak yang akan digunakan. Misi ini tidak hanya bertujuan untuk pendaratan, tetapi juga untuk membangun pangkalan permanen di Bulan, mengikuti kebijakan antariksa yang ditetapkan oleh Presiden Trump.
Pemimpin NASA, Jared Isaacman, menekankan pentingnya persiapan teknis yang matang dan kerja sama proaktif dengan perusahaan-perusahaan swasta tersebut. NASA juga mempersiapkan misi demonstrasi tanpa awak sebelum peluncuran berawak, untuk memastikan keselamatan dan keberhasilan misi di masa depan. Ketika astronot kembali ke Bulan, mereka akan menemukan peralatan yang telah didaratkan sebelumnya.
Misi Artemis akan diluncurkan dari Pusat Luar Angkasa Kennedy di Florida, menggunakan pesawat ruang angkasa Orion dan roket SLS. Selama misi, dua astronot akan mendarat di Bulan sementara dua lainnya tetap di dalam Orion. Astronot juga diharapkan melakukan eksplorasi di permukaan Bulan dan mengambil sampel.
Misi Artemis IV adalah kelanjutan dari misi sebelumnya yang dimulai sejak 2022, ketika NASA meluncurkan roket Artemis 1. Dengan rencana ini, NASA berharap dapat membawa kembali manusia ke Bulan setelah hampir 50 tahun absen, serta menetapkan kehadiran manusia di sana secara permanen.





Komentar 0