Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan tren penguatan pada Jumat pagi, setelah sebelumnya mengalami koreksi signifikan. IHSG dibuka dengan kenaikan 9,44 poin atau 0,18 persen, sementara Indeks LQ45 juga mencatatkan kenaikan. Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menguji level resistance 5.400 dan perlu menjaga support di level 5.300 agar momentum positif dapat dipertahankan.
BEI juga mengumumkan rencana untuk mengecualikan saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG mulai November 2026. Saat ini, terdapat 80 saham dalam kategori tersebut yang menghadapi sanksi akibat pelanggaran pasar modal. Langkah ini diambil menyusul konsultasi MSCI terkait perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia. BEI juga mengubah batas Auto Rejection Bawah menjadi 7 persen hingga akhir 2026.
Di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global, termasuk keputusan The Fed dan Bank of Japan pekan depan, kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran tentang inflasi. Sementara itu, bursa saham regional Asia menunjukkan pergerakan yang beragam, dengan beberapa indeks melemah dan lainnya menguat. Kondisi pasar yang fluktuatif ini menunjukkan dampak dari ketegangan geopolitik dan harga energi yang meningkat.





Komentar 0