J.F.P. Filz, seorang kolonel yang bertugas di Ambon, dihukum mati pada 1810 karena gagal mempertahankan wilayah tersebut dari serangan Inggris. Meskipun Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels menaikkan gaji pejabat untuk mengurangi korupsi dan meningkatkan kinerja, Filz tidak mampu melaksanakan tugasnya.
Akibatnya, pemerintah Hindia Belanda kehilangan Ambon, sebuah wilayah strategis dalam perdagangan rempah-rempah, dan Filz harus mempertanggungjawabkan kerugian negara yang ditaksir sebesar 3.000 ringgit dengan nyawanya.





Komentar 0