Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, meningkatkan patroli di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mencegah kebakaran. Selama periode Januari 2026 hingga kini, telah terjadi 741 kebakaran lahan yang mengakibatkan dampak pada 358,28 hektare. Kecamatan Kertapati mencatat kejadian terbanyak dengan 138 kasus, diikuti Alang-Alang Lebar dan Sematang Borang.
Pemkot juga menyoroti delapan kelurahan dengan kebakaran berulang, seperti Keramasan dan Karya Jaya. Tim gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta petugas setempat disiagakan untuk patroli dan pemantauan 24 jam di 18 kecamatan. Selain itu, 1.605 anggota Satlinmas dan 327 kelompok siskamling turut berperan dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan mempercepat informasi mengenai titik api.
Komentar 0