Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI), baik yang rumahan maupun instan, menjadi perhatian orang tua terkait risiko obesitas. Dokter Spesialis Gizi Klinik, Diana Sunardi, menekankan pentingnya memeriksa proses pengolahan dan komposisi makanan sebelum memberi label sebagai pangan ultra-proses (UPF). Tidak semua makanan instan otomatis tergolong UPF, dan penilaian kualitas pangan harus melibatkan lebih dari sekadar cara penyajiannya.
Diana menyarankan agar orang tua tidak menjadikan makanan instan sebagai pilihan utama, tetapi mereka juga tidak perlu menghindarinya sepenuhnya. Makanan rumahan dapat memberikan variasi dan menyesuaikan kebutuhan gizi anak. Namun, makanan instan bisa bermanfaat dalam situasi tertentu, asalkan memperhatikan kandungan gizi dan cara penyajiannya.
Obesitas pada anak dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan dan aktivitas fisik, sehingga tidak bisa disimpulkan hanya dari konsumsi makanan instan. Orang tua disarankan untuk mengevaluasi kebiasaan makan secara menyeluruh dan memastikan anak mendapatkan gizi seimbang serta aktivitas fisik yang cukup.
Komentar 0