Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkenalkan teknologi pirolisis di Desa Luhu, Kabupaten Gorontalo, sebagai solusi untuk mengolah sampah plastik menjadi energi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap sampah plastik dan memperkuat kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.
Dalam edukasi tersebut, mahasiswa menjelaskan bagaimana pirolisis dapat mengolah plastik melalui pemanasan dalam kondisi oksigen terbatas, menghasilkan minyak pirolisis. Proses ini melibatkan pemahaman tentang jenis plastik dan penanganan residu, bukan sebagai solusi tunggal, melainkan bagian dari edukasi yang lebih luas.
Haikal, Koordinator Desa KKN, menekankan pentingnya langkah sederhana dalam pengelolaan sampah dan mengajak masyarakat melakukan pemilahan. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang diskusi antara masyarakat dan pemerintah mengenai sistem pengumpulan sampah plastik dan teknologi yang sesuai untuk pengelolaan berkelanjutan.
Komentar 0