Posting
senci

KPK dalami mekanisme penerimaan maba Unsoed lewat jalur mandiri

KPK dalami mekanisme penerimaan maba Unsoed lewat jalur mandiri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui jalur mandiri. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik memeriksa beberapa saksi untuk mendapatkan keterangan mengenai prosedur penerimaan tersebut. Pada pemeriksaan ini, lima dari tujuh saksi yang dipanggil hadir, termasuk mantan Wakil Rektor Unsoed dan beberapa pihak swasta.

Sebelumnya, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pejabat di Unsoed pada 20 Agustus 2026. Rektor Unsoed beserta beberapa orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru. KPK mencurigai adanya praktik pemerasan terhadap orang tua calon mahasiswa yang mencapai ratusan juta rupiah.

Dugaan ini mencakup tindakan memeras orang tua calon mahasiswa Fakultas Kedokteran hingga Rp650 juta, meskipun anak mereka tetap tidak diterima. Selain itu, Rektor Sodiq juga dituduh menerima pemberian hingga Rp680 juta dari orang tua calon mahasiswa, yang kemudian digunakan untuk membeli tanah.

KPK juga menyelidiki akses kelulusan yang diberikan kepada Kepala Bagian Akademik Unsoed, yang diduga menerima Rp1,12 miliar dari pihak lain sebagai imbalan. Kasus ini menunjukkan indikasi serius mengenai korupsi dalam sistem penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar