Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa inflasi pada September 2026 mencapai 0,30 persen secara bulanan dan 3,28 persen secara tahunan. Kenaikan harga cabai rawit, daging ayam ras, dan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi menjadi faktor utama penyebab inflasi ini. Komoditas pangan seperti cabai rawit menyumbang inflasi sebesar 0,08 persen, sementara daging ayam ras dan cabai merah masing-masing menyumbang 0,05 persen dan 0,06 persen.
Penurunan produksi cabai di beberapa daerah menjadi penyebab lonjakan harga, sementara daging ayam terpengaruh oleh tingginya permintaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan harga pakan ternak. Kenaikan harga BBM non-subsidi juga berkontribusi signifikan, dengan Pertamax Turbo naik sekitar 7 persen, Dexlite 20 persen, dan Pertamina Dex 19 persen.
Komentar 0