Masuk

Iran Klaim Rampas Drone Bawah Laut Canggih AS di Selat Hormuz

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah merampas drone bawah laut REMUS 600 milik Amerika Serikat di Selat Hormuz. Dalam pernyataan pada 27 September, IRGC menyebut operasi intelijen yang melibatkan pengawasan dan peperangan elektronik berhasil mengamankan kendaraan tersebut. Drone ini diduga digunakan untuk spionase dan memiliki kemampuan beroperasi hingga kedalaman 600 meter.

Pusat Komando AS (CENTCOM) membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa semua aset drone mereka tetap di bawah kendali Washington. Ini adalah peristiwa kedua di mana Iran mengklaim merampas persenjataan AS, setelah sebelumnya mengaku merebut kapal selam otonom milik AS.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar