Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, akan memberikan pendampingan trauma healing kepada pelajar SMP Negeri 18 yang menjadi korban dugaan kekerasan oleh mantan kepala sekolah berinisial MAH. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan akan mulai mendatangi rumah siswa yang mengalami trauma pada 28 September. Hingga kini, delapan korban telah melaporkan kasus ini ke Polresta Malang Kota.
Pemkot juga telah mencabut jabatan MAH sebagai kepala sekolah dan menekankan pentingnya pendekatan positif dari guru kepada siswa.
Komentar 0