Presiden Iran Masoud Pezeshkian menolak untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, menyatakan bahwa pertemuan sulit dilakukan selama AS terus memberi tekanan melalui sanksi dan ancaman. Pezeshkian menyoroti ketidakpercayaan yang berkembang antara kedua negara, yang muncul setelah serangkaian perundingan tanpa hasil. Ia menegaskan bahwa Iran perlu memahami tujuan pembicaraan dan memastikan kesepakatan yang dicapai akan dipatuhi sebelum melanjutkan pertemuan.
Sementara itu, Trump sebelumnya menyatakan terbuka untuk berdialog dengan pejabat Iran di New York, di mana keduanya hadir untuk Sidang Majelis Umum PBB.
Komentar 0