Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Kuba akan mencapai kesepakatan tanpa perlu tindakan militer. Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa blokade minyak yang diterapkan AS telah memberikan tekanan besar pada Kuba, yang kini menghadapi kelangkaan bahan bakar. Ia menekankan keinginan untuk membantu Kuba dan membuka akses bagi rakyat AS.
Sebelumnya, dalam pidatonya di PBB, Trump mengkritik pemerintahan Kuba dan menyebutnya sebagai negara gagal, menegaskan bahwa perubahan mendasar sedang diupayakan. Reaksi keras datang dari Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, yang menuduh Trump menyebarkan kebohongan dan mengabaikan kedaulatan Kuba.
Komentar 0