Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan jumlah instalasi pengolahan air (IPA) bergerak untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan permukiman yang terdampak kekeringan. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa IPA bergerak sangat dibutuhkan di daerah yang kesulitan mengandalkan sumur bor, seperti Pontianak. Selain IPA bergerak, distribusi air juga dilakukan melalui mobil tangki air yang saat ini masih terbatas.
Penanganan kekeringan dilakukan di 2.553 lokasi permukiman secara nasional, dengan 2.077 lokasi telah selesai ditangani. Kementerian PU mencatat telah menyalurkan 48,9 juta liter air bersih untuk sekitar 1,75 juta jiwa, termasuk 286 ribu liter air bersih di Jawa Barat untuk 10 kabupaten/kota terdampak.
Komentar 0