Irak sedang melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan pengecualian bagi bandara-bandara di negara tersebut dari sanksi yang dijatuhkan AS terhadap sektor penerbangan Iran. Sanksi ini mengancam berbagai bandara dan perusahaan yang melayani maskapai Iran. Sebagai respons, Iran mengancam akan mengganggu operasional bandara di kawasan.
Akibat ancaman sanksi, bandara di Baghdad dan Najaf telah menghentikan layanan penerbangan dari Iran. Pemerintah Irak berharap dapat mencapai kesepakatan yang memungkinkan penerbangan beroperasi kembali untuk keperluan kemanusiaan seperti medis, pendidikan, dan ziarah.
Komentar 0