Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul mendorong pengelolaan sampah di pasar tradisional untuk mengurangi beban pengolahan di tingkat akhir. Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, menyatakan potensi timbulan sampah di Bantul mencapai 400 ton per hari, namun saat ini baru dapat menangani sekitar 100 ton. DLH Bantul mengoptimalkan fasilitas pengolahan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan TPS3R, serta mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah organik.
Kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2026 di Pasar Imogiri melibatkan sekitar 250 orang untuk memperkuat tata kelola sampah. Lurah Pasar Imogiri, Sariyono, menyebutkan bahwa volume sampah di pasar rata-rata satu hingga dua gerobak per hari, namun meningkat akibat sampah dari luar pasar.
Komentar 0