Senat Amerika Serikat kembali menolak resolusi yang membatasi wewenang perang Presiden Donald Trump terkait Iran, dengan hasil 50 suara menolak dan 49 suara mendukung. Resolusi ini merupakan upaya Partai Demokrat untuk memojokkan Partai Republik menjelang pemilu sela. Hanya empat Senator Republik yang mendukung resolusi tersebut, sementara satu Senator Demokrat menolak.
Pemungutan suara ini bersifat simbolis, dan meski telah dilakukan 14 kali, hanya dua resolusi yang disetujui. Partai Demokrat berargumen bahwa Trump berpotensi menyeret AS ke dalam konflik berkepanjangan tanpa strategi yang jelas, sementara Partai Republik membela tindakan Trump sebagai bagian dari wewenangnya sebagai panglima tertinggi.
Komentar 0