Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan akan memberikan respons tegas jika Amerika Serikat (AS) melanjutkan serangan. Dalam wawancara dengan Fox News, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak menginginkan perang, tetapi terpaksa membela diri jika diserang. Dia juga menolak tekanan AS yang dianggap memaksa Iran menyerah di luar hukum internasional.
Konflik yang dimulai sejak Februari lalu antara AS dan Iran telah menyebabkan ketegangan yang terus berlanjut, meskipun ada upaya gencatan senjata. Pezeshkian menekankan pentingnya negosiasi dalam kerangka hukum internasional, namun mengakui adanya ketidakpercayaan mendalam akibat keputusan Presiden Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015.
Komentar 0