Ekspor minyak mentah Arab Saudi mengalami lonjakan signifikan pada September 2026, mencapai 6 juta barel per hari (bpd), tertinggi sejak perang Iran dimulai tujuh bulan lalu. Angka ini meningkat hampir 80% dibandingkan bulan sebelumnya, di mana ekspor hanya sekitar 3,4 juta bpd. Meskipun jalur pipa East-West ditutup akibat serangan drone, Saudi berhasil mengalihkan ekspor melalui Selat Hormuz setelah militer AS membuka jalur pelayaran di sekitar Oman.
Lonjakan ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar meskipun harga minyak sempat melonjak mendekati US$ 110 per barel.
Komentar 0