Kuala Lumpur (ANTARA) - Pembentukan Indonesia-Malaysia Halal Council menjadi langkah awal menuju Dewan Halal ASEAN dan dunia, menurut Kepala BPJPH RI Haikal Hassan. Dewan ini bertujuan memperkuat diplomasi halal antara kedua negara dan akan dipimpin oleh Indonesia dengan Malaysia sebagai sekretaris jenderal. Pertemuan pertama dijadwalkan pada Oktober 2026.
Haikal menekankan bahwa halal bukan hanya untuk Muslim, tetapi merupakan tren global yang menekankan transparansi dan kualitas produk. Dia juga menyatakan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam mengembangkan aspek halal untuk menciptakan pasar yang lebih luas di ASEAN, yang memiliki potensi besar dengan hampir 1 miliar penduduk. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat halal dunia.
Komentar 0