Para pemimpin negara kepulauan Pasifik menekankan ancaman perubahan iklim dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York. Perdana Menteri Tuvalu, Feleti Teo, menyatakan bahwa kenaikan permukaan laut adalah kenyataan saat ini dan mendesak pendanaan iklim dalam bentuk hibah yang memadai. Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Jeremiah Manele, menyoroti kerentanan negaranya terhadap bencana alam dan dampak krisis global pada perekonomian.
Sementara itu, Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, menyerukan perlunya memprioritaskan kesejahteraan manusia dan lingkungan di atas kepentingan geopolitik. Pertemuan juga dilakukan dengan Sekretaris Jenderal PBB untuk membahas pelaksanaan Deklarasi Damai Samudra Pasifik Biru.
Komentar 0