Pengembangan kekayaan intelektual (IP) Indonesia memasuki fase baru dengan fokus pada identitas digital di ruang ekonomi kreatif. Dalam audiensi antara Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) dan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dibahas pentingnya memperkuat identitas IP di internet. Nama domain kini dianggap lebih dari sekadar alamat situs, melainkan sebagai bagian dari identitas digital karya dan produk kreatif.
Pandi dan Kemenekraf berkolaborasi untuk meningkatkan infrastruktur dan literasi tata kelola internet, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan IP. Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah digitalisasi aksara Nusantara, yang berpotensi memperluas peran budaya lokal di dunia digital. Selain itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah ICANN87 di Bali pada Oktober 2026, yang diharapkan dapat memperkuat keterlibatan Indonesia dalam tata kelola internet global.
Komentar 0