Sebanyak 42 ribu peserta, termasuk 700 orang secara langsung dan lebih dari 41 ribu secara virtual, mengikuti Ngaji Kebangsaan yang dipimpin oleh KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA, Rembang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat persatuan dan kebangsaan di tengah keberagaman. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan pentingnya kolaborasi antara ulama dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia juga mengajak peserta untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dan mengelola perbedaan agar tidak menimbulkan konflik. Ngaji Kebangsaan ini menjadi simbol ikhtiar bersama untuk merawat persatuan Indonesia.
Komentar 0