Beranda Migran menyambut keputusan Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. yang memberikan pengampunan mutlak kepada Mary Jane Veloso, terpidana mati kasus penyelundupan narkotika.
Setelah lebih dari 16 tahun di penjara, Mary Jane akhirnya meraih kebebasan berkat perjuangan keluarganya dan dukungan berbagai organisasi. Direktur Beranda Migran, Hanindha Kristy, menegaskan bahwa keputusan ini adalah hasil dari kampanye panjang yang melibatkan banyak pihak. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa pengampunan ini bukanlah akhir dari perjuangan, dan pemerintah Filipina perlu memastikan pemulihan penuh bagi Mary Jane.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan bagi pekerja migran yang menghadapi berbagai risiko hukum dan eksploitasi.
Komentar 0