Departemen Pertahanan AS berupaya meloloskan anggaran pertahanan sebesar US$1,5 triliun, tertinggi dalam sejarah, namun menghadapi tantangan dari senator Partai Republik dan Demokrat. Beberapa senator menganggap pendekatan Pentagon terlambat, sehingga mengurangi peluang membentuk koalisi untuk meloloskan anggaran ini. Sesi pengarahan tertutup dengan pejabat Pentagon diadakan untuk menjelaskan kebutuhan anggaran, tetapi beberapa anggota kongres merasa kurang puas dengan transparansi dan rincian yang diberikan.
Gedung Putih juga mengajukan permintaan dana tambahan sebesar $87 miliar untuk mendukung operasi militer, termasuk dalam perang Iran. Proses pengesahan anggaran semakin mendesak menjelang pemilihan umum paruh waktu.
Komentar 0