Otoritas Pakistan memblokir akses utama ke Islamabad dengan kontainer kargo menjelang demonstrasi pendukung mantan perdana menteri Imran Khan. Sebanyak 22.000 personel keamanan dikerahkan untuk mengamankan kota, sementara akses ke provinsi Khyber Pakhtunkhwa juga dibatasi. Tindakan represif ini memicu kritik dari pengawas hak asasi manusia internasional, yang menyoroti pelanggaran kebebasan berekspresi dan penangkapan massal.
Imran Khan, yang dipenjara sejak Agustus 2023, menghadapi berbagai tuduhan yang dianggapnya bermotif politik. Demonstrasi ini merupakan upaya PTI untuk mendesak pembebasan Khan, meskipun Menteri Informasi Pakistan membantah adanya penguncian kota.
Komentar 0