Kepala BNPB Suharyanto mengklarifikasi pernyataannya tentang 'roda kehidupan masyarakat berjalan normal' di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kalimantan. Ia menjelaskan bahwa konteks 'normal' merujuk pada aktivitas dasar masyarakat yang masih berlangsung, bukan menegaskan bahwa kondisi lingkungan telah membaik. Suharyanto menegaskan bahwa dampak serius dari kabut asap masih dirasakan, termasuk pada kesehatan dan kualitas udara.
Ia juga meminta maaf jika pernyataannya menimbulkan kesan bahwa pemerintah menganggap situasi tersebut biasa. BNPB berkomitmen untuk terus menangani karhutla dan melindungi masyarakat.
Komentar 0