Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menekankan pentingnya peran generasi muda dalam industri halal, yang berkontribusi sebesar Rp 1.102 triliun terhadap Industri Pengolahan Non Migas. Dalam Kuliah Umum di Industrial Festival 2026, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa transformasi industri memerlukan sumber daya manusia yang inovatif dan produktif. Indonesia, dengan populasi muslim yang besar, memiliki potensi pasar domestik dan basis industri yang kuat untuk menjadi pemain utama dalam industri halal global.
Selain itu, pengembangan industri halal harus melampaui sekadar sertifikasi, dengan fokus pada kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produk.
Komentar 0