Provinsi Sumatera Selatan menerima dua helikopter water bombing (WB) tambahan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan bahwa satu helikopter telah siap beroperasi, sementara satu lagi masih dalam proses verifikasi. Dengan tambahan ini, total armada helikopter untuk penanganan karhutla di Sumsel menjadi sepuluh unit, terdiri dari delapan untuk water bombing dan dua untuk patroli udara.
Penguatan ini penting untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit diakses dan mempercepat pemadaman api, terutama menjelang musim kemarau. Sudirman juga mengingatkan bahwa kondisi kering perlu diwaspadai sebelum memasuki musim hujan, yang diperkirakan mulai terjadi pada akhir Oktober.
Komentar 0