Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menekankan pentingnya perhitungan kebutuhan pasokan energi di era Artificial Intelligence (AI). Dalam acara Festival Ekonomi dan Keuangan Digital di Jakarta, ia menjelaskan bahwa konsumsi energi untuk AI sangat tinggi, dengan satu prompt AI memerlukan daya setara sepuluh kali pencarian di Google dan video AI hingga 10 ribu kali lipat. Lonjakan kebutuhan energi dan air bersih ini berpotensi menimbulkan penolakan terhadap pembangunan pusat data.
AHY juga mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur fisik dan digital yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Selain itu, ia menyoroti risiko keamanan siber dan perlunya resiliensi infrastruktur digital di tengah ancaman bencana dan krisis iklim. Menko IPK menekankan bahwa ekosistem ekonomi digital harus inklusif dan tidak menciptakan kesenjangan antarwilayah.
Komentar 0