Kebiasaan memilih camilan di Amerika Serikat mengalami perubahan signifikan, dengan konsumen semakin mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk menentukan pilihan makanan ringan. Menurut Conagra Brands, produsen makanan ternama, konsumen kini menanyakan kepada AI mengenai camilan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik seperti tinggi protein atau serat. Hal ini mendorong permintaan terhadap makanan dengan kandungan nutrisi lebih baik dan rasa yang lebih berani, terutama di kalangan Generasi Z.
Analisis dari Conagra menunjukkan bahwa industri camilan AS, yang bernilai sekitar US$198,2 miliar per tahun, tumbuh lebih cepat dibandingkan pasar makanan secara keseluruhan. Perubahan pola makan ini juga dipicu oleh tren kesehatan dan perhatian konsumen terhadap komposisi bahan makanan.
Komentar 0