Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengkritik keras Amerika Serikat dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, menegaskan bahwa Iran adalah korban terorisme, bukan pelaku. Ia menyebutkan serangan AS-Israel yang menewaskan warga sipil, termasuk anak-anak, dan menuduh mereka melabeli Iran sebagai teroris. Pezeshkian juga menyoroti kejahatan Israel di Palestina dan menegaskan bahwa perdamaian tidak dapat dicapai tanpa keadilan bagi rakyat Palestina.
Ia menegaskan bahwa Iran tidak pernah memulai perang dan akan membalas agresi yang dilakukan terhadapnya.
Komentar 0