Sejumlah negara, termasuk China, India, Thailand, Jepang, dan Australia, telah sukses menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan. China, dengan lahan pertanian organik seluas 1,9 juta hektar, fokus pada kesehatan tanah dan kualitas air. India juga menggenjot pertanian organik di 500.000 hektar lahan, didorong oleh kesadaran konsumen dan peningkatan populasi.
Thailand menjadi pionir di Asia Tenggara dengan model ekonomi Bio-Circular-Green (BCG), memadukan pertanian dan pariwisata. Jepang berupaya menghilangkan bahan kimia dalam pertanian melalui inisiatif pertanian perkotaan. Sementara itu, Australia memiliki lahan pertanian organik terbesar di dunia, menerapkan pengelolaan hama terpadu dan memanfaatkan sumber daya lokal.
Komentar 0