Masuk

RI Boncos US$6,2 M Gegara Kejahatan Siber, BI Siapkan Aksi Ini

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa digitalisasi berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, namun juga meningkatkan risiko kejahatan siber. Kerugian akibat kejahatan siber diperkirakan mencapai US$6,2 miliar pada 2026. BI berkomitmen memperkuat literasi dan perlindungan konsumen untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman.

Pemanfaatan teknologi digital juga diharapkan dapat membantu mengendalikan inflasi, terutama melalui e-commerce dan logistik. Destry menekankan pentingnya kerja sama antara BI, industri, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang andal dan aman.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar