Masuk

Kemhan Jerman menyetujui penggunaan sistem militer berbasis AI

Kementerian Pertahanan Jerman berencana untuk memperluas penggunaan kecerdasan buatan (AI) di bidang militer, termasuk sistem tempur yang dapat beroperasi tanpa campur tangan manusia. Keputusan ini didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan respons dalam situasi darurat, seperti serangan besar-besaran. Dokumen militer mengindikasikan bahwa AI akan diberi wewenang untuk menentukan sasaran serangan secara mandiri, yang menimbulkan kekhawatiran akan risiko yang lebih besar.

Jerman juga mendorong langkah ini di tingkat internasional dan menarik minat perusahaan pertahanan untuk mengembangkan sistem tempur otonom, meskipun para pakar memperingatkan tentang konsekuensi serius dari ketergantungan pada teknologi ini.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
πŸ“„ Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar