Polisi telah mengidentifikasi satu kru KM Arupadatu 1, Surakman, yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Jenazahnya ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, pada 12 September setelah pencarian selama 10 hari. Penemuan ini berawal dari informasi mengenai mayat yang ditemukan di perairan Sawang Bengkok.
Proses identifikasi dilakukan melalui tes DNA yang mencocokkan dengan keluarga korban. Meskipun satu korban telah teridentifikasi, operasi pencarian untuk rombongan jurnalis yang hilang tidak akan dilanjutkan, dan pihak SAR telah menyebarkan maklumat pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah tersebut.
Komentar 0