Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan di Sidang PBB bahwa Israel adalah pemilik senjata nuklir, bukan Iran. Dalam pidatonya, ia mengkritik badan pengawas nuklir yang lebih fokus ke Iran ketimbang Israel, yang tidak terikat pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Pezeshkian menyoroti bahwa Israel memiliki senjata pemusnah massal dan tidak mengizinkan inspeksi, sementara Iran telah menerima inspeksi sejak meratifikasi NPT pada 1970.
Namun, kerja sama Iran dengan IAEA terhenti pada Juli 2025 akibat konflik dengan AS-Israel. Israel, yang tidak menandatangani NPT, terus menyerang Iran dengan alasan program nuklirnya mengancam keamanan mereka.
Komentar 0