Polri bergerak cepat menangani dampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dengan membuka akses jalan, membersihkan material lumpur, dan melakukan pencarian warga yang hilang. Sekitar 300 personel Satbrimob Polda Sumbar dikerahkan untuk membantu membuka jalur utama yang tertutup longsor dan membersihkan endapan lumpur. Selain itu, Polri juga melakukan pendataan terhadap rumah dan warga terdampak serta memberikan trauma healing bagi anak-anak dan warga.
Penanganan ini melibatkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat untuk memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Komentar 0