Laporan dari Climate Impact Lab memprediksi fenomena El Nino dapat menyebabkan sekitar 451 ribu kematian di seluruh dunia hingga Februari 2027, dengan 19 ribu di antaranya terjadi di Indonesia. Penelitian ini mengaitkan suhu ekstrem dengan peningkatan angka kematian, yang bervariasi berdasarkan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap kondisi tersebut. Afrika diperkirakan menjadi wilayah paling terdampak, sementara Indonesia, India, dan Brasil juga akan mengalami kematian tambahan signifikan.
Studi ini menunjukkan bahwa kelompok usia lanjut dan bayi menjadi yang paling rentan terhadap dampak El Nino yang diperkirakan semakin menguat dan berpotensi menjadi yang terbesar dalam seribu tahun. Anomali suhu di Samudra Pasifik juga telah melampaui rekor, menandakan potensi terjadinya tahun terpanas yang pernah tercatat pada 2027.
Komentar 0