Belanda baru-baru ini mengumumkan akan menambahkan istilah baru "vulvalippen" untuk labia dalam kamus Dikke van Dale, menggantikan istilah lama "schaamlippen" yang mengandung stigma. Kampanye ini bertujuan untuk mengubah bahasa yang digunakan untuk mendiskusikan tubuh wanita, menghilangkan konotasi negatif dan menggantinya dengan istilah yang lebih netral dan akurat secara anatomi. Aktivis berharap perubahan ini akan mendorong penggunaan istilah baru dalam konsultasi medis dan materi informasi.
Selain itu, gerakan serupa juga terjadi di negara lain seperti Jerman dan Swedia, menunjukkan adanya dorongan global untuk memperbaiki bahasa yang berkaitan dengan kesehatan dan seksualitas wanita.
Komentar 0