Para ahli memperingatkan bahwa PBB menghadapi krisis di New York terkait pendanaan, relevansi, dan kebuntuan Dewan Keamanan. Meskipun pemimpin dunia berkumpul untuk Sidang Umum PBB ke-81, banyak yang meragukan kesehatan organisasi tersebut. Konflik yang berkepanjangan, seperti perang di Ukraina dan Gaza, semakin memperburuk situasi.
PBB telah dituduh gagal menghentikan genosida di Gaza, dan veto dari negara-negara besar seperti Rusia memperparah kebuntuan dalam pengambilan keputusan. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengakui bahwa ketidakmampuan Dewan Keamanan untuk bertindak menciptakan lingkungan impunitas yang mendorong negara-negara besar untuk bertindak sesuai kepentingan mereka sendiri. Reformasi dan prosedur baru diusulkan untuk mengatasi masalah veto, tetapi tantangan terbesar tetap pada relevansi PBB di tengah tindakan sepihak kekuatan global.
Komentar 0