Kepemilikan Dato’ Low Tuck Kwong di PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami penurunan signifikan, dari 40,25% menjadi hanya 8,3% pada akhir Oktober 2026. Porsi saham yang hilang tersebut kini beralih ke PT Jhonlin Baratama, yang dimiliki oleh pengusaha Haji Isam, yang kini mengendalikan 30,25% saham BYAN, menjadikannya pemegang saham terbesar.
Meskipun Haji Isam dan Jhonlin Baratama kini menjadi kekuatan baru dalam kepemilikan saham, keluarga Low tetap memiliki total kepemilikan 30,31% yang terdiri dari Dato’ Low dan dua anaknya, Elaine Low dan Low Nyi Ngo. Status Dato’ Low sebagai pengendali perusahaan juga tetap tidak berubah, meskipun porsi saham publik atau free float mengalami peningkatan dari 21,29% menjadi 23,29%.
Di pasar saham, meskipun BYAN mengalami penguatan sebesar 0,87% pada perdagangan, dalam sepekan sahamnya masih mengalami penurunan sebesar 5,46%, dan dalam sebulan terakhir anjlok 26,54%. Penurunan jumlah pemegang saham juga terlihat dengan berkurangnya 168 Single Investor Identification (SID) menjadi 8.019 SID pada bulan Oktober.





Komentar 0