Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat angka kelahiran tertinggi di Indonesia dengan Total Fertility Rate (TFR) sebesar 2,81, jauh di atas rata-rata nasional 2,12. Lima provinsi dengan TFR tertinggi lainnya adalah Papua Selatan, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Barat. Sebaliknya, Daerah Istimewa Yogyakarta dan DKI Jakarta memiliki angka terendah, masing-masing 1,82 dan 1,83.
Menurut Wahidin dari BKKBN, perbedaan angka kelahiran ini dipengaruhi oleh akses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesadaran masyarakat. Ia menekankan pentingnya program keluarga berencana untuk menurunkan angka kematian ibu, serta perlunya perhatian terhadap faktor geografis yang mempengaruhi akses masyarakat ke layanan kesehatan.
Komentar 0