Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan keprihatinan atas ketidakhadiran Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam Sidang Majelis Umum PBB akibat penolakan visa oleh Amerika Serikat. Dalam pidatonya di PBB, Erdogan menekankan bahwa ketidakadilan terhadap Palestina melukai hati nurani dan menyerukan negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera melakukannya. Erdogan juga menegaskan dukungan Turki terhadap perjuangan Palestina dan mengecam tindakan Israel.
Penolakan visa ini terjadi selama dua tahun berturut-turut, dengan AS menyatakan bahwa Otoritas Palestina gagal melakukan reformasi yang diperlukan dan melanggar undang-undang AS.
Komentar 0